Undip Gandeng PT Pupuk Indonesia Kenalkan Uji Tanah kepada Mahasiswa Agribisnis Batang, Dukung SDGs

Universitas Diponegoro (Undip) melalui Program Studi Agribisnis Kampus Batang menginisiasi kegiatan Pengenalan Uji Tanah bekerja sama dengan PT Pupuk Indonesia melalui fasilitas Mobil Uji Tanah Pupuk Indonesia pada Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Agribisnis sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik dan penguatan kompetensi pertanian presisi.

Kegiatan ini secara langsung mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 12: Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), SDGs 15: Life on Land (Ekosistem Daratan), serta SDGs 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Melalui edukasi uji tanah, mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya memahami kandungan unsur hara tanah secara ilmiah, sehingga penggunaan input produksi dapat dilakukan secara lebih tepat dan terukur. Pendekatan ini mampu mengurangi pemborosan input produksi sekaligus meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Dari perspektif SDGs 15, kegiatan ini berkontribusi pada upaya menjaga kesehatan dan kesuburan tanah sebagai bagian dari ekosistem daratan yang harus dilindungi dan dikelola secara berkelanjutan. Analisis kandungan unsur hara membantu mencegah degradasi lahan, menjaga keseimbangan nutrisi tanah, serta mempertahankan produktivitas lahan dalam jangka panjang. Sementara itu, kolaborasi antara Undip dan PT Pupuk Indonesia mencerminkan implementasi SDGs 17 melalui sinergi strategis antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

Dalam sambutannya, perwakilan Undip menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya pertanian berbasis data merupakan langkah konkret menuju sistem produksi yang efisien dan berkelanjutan. “Uji tanah bukan hanya tentang meningkatkan produktivitas, tetapi juga tentang tanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan sumber daya lahan dan membangun kemitraan yang kuat antara akademisi dan industri.”

Melalui Mobil Uji Tanah, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mulai dari pengambilan sampel tanah, analisis kandungan unsur hara, hingga interpretasi hasil sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan usaha tani yang berkelanjutan.

Tim PT Pupuk Indonesia juga menekankan bahwa pertanian masa depan harus mengedepankan efisiensi input dan keberlanjutan lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami pentingnya produktivitas, tetapi juga menyadari peran strategis mereka dalam mendorong praktik pertanian yang bertanggung jawab dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Undip Kampus Batang menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, riset terapan, dan kolaborasi multipihak, guna mewujudkan sistem produksi pertanian yang efisien, menjaga ekosistem daratan, serta memperkuat kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan global.